Ini Cara Lakukan Salat Malam setelah Tarawih!

Kamis, 16 Mei 2019
Ini Cara Lakukan Salat Malam setelah Tarawih! - inilah ramadhan

RASULULLAH shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan untuk menjadikan salat witir sebagai penutup salat kita di malam hari. Beliau shallallahualaihi wasallam bersabda,



"Jadikanlah akhir shalat kalian di malam hari adalah shalat witir." (HR. Bukhari dan Muslim)

Agar kita tetap bisa mengamalkan hadis ini, ada tiga cara salat malam setelah Tarawih:

Pertama, salat Tarawih bersama Imam, kemudian saat memasuki witir kita memisahkan diri. Kemudian witir dilakukan saat Tahajud.

Ini boleh dikerjakan, namun kehilangan pahala yang sangat besar. Dari Abu Dzar radhiyallahu anhu, beliau berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,



"Siapa yang shalat bersama imam sampai selesai, maka ia dicatat pahala mengerjakan shalat semalam suntuk (semalam penuh)." (HR. Tirmidzi, beliau mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)

Oleh karena itu kami tidak menyarankan opsi yang pertama ini.

Kedua, menggenapkan witir bersama Imam saat Tarawih. Kemudian mengundurkan pelaksanaan salat witir saat sholat Tahajud.

Di saat Imam salam di rakaat ke tiga witir, kita tidak ikut salam, tapi bangkit kembali menggenapkan satu rakaat. Sehingga tidak teranggap salat witir. Karena witir artinya rakaat yang ganjil. Lalu salat witir kita undur, saat melaksanakan salat Tahajud.

Ketiga, salat Tarawih dan Witir bersama Imam. Kemudian saat salat Tahajud, tidak melaksanakan witir kembali.

Ini boleh berdasarkan hadis dari Ibunda Aisyah di atas. Tidak boleh witir kembali karena Nabi melarang adanya dua witir dalam satu malam.



"Tidak boleh ada dua witir dalam satu malam." (HR. Tirmidzi, Abu Daud dan, An Nasa-i)

Sekian. Wallahualam bis showab.

[Ustadz Ahmad Anshori/Alumni Universitas Islam Madinah, Pengajar di PP Hamalatul Quran Yogyakarta]

Inilah Ramadhan

Inilah Kejutan Teuku Wisnu Ramadhan Kali Ini - inilah ramadhan
Inilah Kejutan Teuku Wisnu Ramadhan Kali Ini
5 bulan
Puncak Mudik di Stasiun Gambir Diprediksi Besok - inilah ramadhan
Puncak Mudik di Stasiun Gambir Diprediksi Besok
5 bulan
Tarawih di Istiqlal Membludak, Anies Senang - inilah ramadhan
Tarawih di Istiqlal Membludak, Anies Senang
5 bulan
Ini Minuman Segar Zeezee Shahab untuk Ramadan - inilah ramadhan
Ini Minuman Segar Zeezee Shahab untuk Ramadan
5 bulan
Banyak Kendaraan Parkir di Bahu Jalan Tol Cipali - inilah ramadhan
Banyak Kendaraan Parkir di Bahu Jalan Tol Cipali
5 bulan
Harta Dzahir & Harta Bathin, Apa Itu? - inilah ramadhan
Harta Dzahir & Harta Bathin, Apa Itu?
5 bulan
Mau Pemudik? Ini Tuntunan Fiqihnya - inilah ramadhan
Mau Pemudik? Ini Tuntunan Fiqihnya
5 bulan
Enam Jurus Memuluskan Arus Balik Lebaran 2019 - inilah ramadhan
Enam Jurus Memuluskan Arus Balik Lebaran 2019
4 bulan
Bank DKI Sawer Zakat Terbesar, Anies Sumringah - inilah ramadhan
Bank DKI Sawer Zakat Terbesar, Anies Sumringah
5 bulan

Ini Cara Lakukan Salat Malam setelah Tarawih!

Kamis, 16 Mei 2019
Ini Cara Lakukan Salat Malam setelah Tarawih! - inilah ramadhan

RASULULLAH shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan untuk menjadikan salat witir sebagai penutup salat kita di malam hari. Beliau shallallahualaihi wasallam bersabda,



"Jadikanlah akhir shalat kalian di malam hari adalah shalat witir." (HR. Bukhari dan Muslim)

Agar kita tetap bisa mengamalkan hadis ini, ada tiga cara salat malam setelah Tarawih:

Pertama, salat Tarawih bersama Imam, kemudian saat memasuki witir kita memisahkan diri. Kemudian witir dilakukan saat Tahajud.

Ini boleh dikerjakan, namun kehilangan pahala yang sangat besar. Dari Abu Dzar radhiyallahu anhu, beliau berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,



"Siapa yang shalat bersama imam sampai selesai, maka ia dicatat pahala mengerjakan shalat semalam suntuk (semalam penuh)." (HR. Tirmidzi, beliau mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)

Oleh karena itu kami tidak menyarankan opsi yang pertama ini.

Kedua, menggenapkan witir bersama Imam saat Tarawih. Kemudian mengundurkan pelaksanaan salat witir saat sholat Tahajud.

Di saat Imam salam di rakaat ke tiga witir, kita tidak ikut salam, tapi bangkit kembali menggenapkan satu rakaat. Sehingga tidak teranggap salat witir. Karena witir artinya rakaat yang ganjil. Lalu salat witir kita undur, saat melaksanakan salat Tahajud.

Ketiga, salat Tarawih dan Witir bersama Imam. Kemudian saat salat Tahajud, tidak melaksanakan witir kembali.

Ini boleh berdasarkan hadis dari Ibunda Aisyah di atas. Tidak boleh witir kembali karena Nabi melarang adanya dua witir dalam satu malam.



"Tidak boleh ada dua witir dalam satu malam." (HR. Tirmidzi, Abu Daud dan, An Nasa-i)

Sekian. Wallahualam bis showab.

[Ustadz Ahmad Anshori/Alumni Universitas Islam Madinah, Pengajar di PP Hamalatul Quran Yogyakarta]