Amal Ibadah Berlipat Ganda Saat Ramadhan

Selasa, 14 Mei 2019
Amal Ibadah Berlipat Ganda Saat Ramadhan - inilah ramadhan

BULAN Ramadan adalah bulan bazar pahala. Di bulan mulia ini, Allah SWT melipat gandakan perhitungan amal ibadah sekalian hamba-Nya.

Ramadan sekaligus bulan perjamuan Ilahi. Di bulan ini, Allah membentangkan jalan lapang bagi hamba-Nya. Beragam amal ibadah sesuka hati boleh dipilih, semampu hamba bisa menjalankan.

Allah mengungkapkan puasa sebagai ibadah rahasia antara hamba dengan diri-Nya. Di jamuan Ramadan ini, ibadah salat, membaca Alquran, zikir, sedekah meski sebiji kurma, adalah jalan menuju keridaan-Nya.

Kita berusaha memintal benang ibadah demi rida-Nya, menjalankan ibadah di bulan berkah karena mencintai Sang Kekasih. Simak kisah semut dengan Nabi Daud as berikut, ihwal pecinta yang rela mati demi menggapai kekasihnya.

Suatu ketika, saat melewati padang pasir, Nabi Daud melihat seekor semut mengangkut debu dengan perlahan, dari gundukan kecil dan memindahkannya ke tempat lain. Nabi Daud pun meminta Allah SWT untuk mengungkap rahasia semut itu.

Semut itu berkata, "Saya mempunyai kekasih yang telah menetapkan suatu syarat untuk terjadinya penyatuan kami, yakni dengan membawa semua debu dari bukit itu ke tempat ini."

"Berapa lama engkau mampu untuk memindahkan gundukan besar debu tersebut? Dan apakah hidupmu cukup untuk melakukan itu?" Tanya Nabi Daud.

"Saya tahu semua ini. Namun kebahagiaan saya terletak di sana, yaitu ketika saya mati di jalan ini," kata semut. "Karena niscaya saya mati di jalan sang kekasih!"[IslamIndonesia]

Inilah Ramadhan

Jokowi Tinjau Arus Mudik Lebaran di Stasiun Senen - inilah ramadhan
Jokowi Tinjau Arus Mudik Lebaran di Stasiun Senen
3 bulan
Mengapa Berbuka Dianjurkan dengan yang Manis? - inilah ramadhan
Mengapa Berbuka Dianjurkan dengan yang Manis?
4 bulan
Awal Puasa Sepakat Mulai 6 Mei Besok - inilah ramadhan
Awal Puasa Sepakat Mulai 6 Mei Besok
4 bulan
Lebaran 2019, Laka Lantas di Jatim Turun 60 Persen - inilah ramadhan
Lebaran 2019, Laka Lantas di Jatim Turun 60 Persen
3 bulan
KESDM Buka Posko Lebaran - inilah ramadhan
KESDM Buka Posko Lebaran
3 bulan
129.306 Kendaraan Mulai Tinggalkan Jakarta - inilah ramadhan
129.306 Kendaraan Mulai Tinggalkan Jakarta
3 bulan
PLN Jamin Lebaran Terang Terus - inilah ramadhan
PLN Jamin Lebaran Terang Terus
3 bulan
Hati-hati Bila Shalat Tarawih Bacaan Cepat - inilah ramadhan
Hati-hati Bila Shalat Tarawih Bacaan Cepat
4 bulan
Libur Lebaran, Ribuan Orang Padati Wisata Ancol - inilah ramadhan
Libur Lebaran, Ribuan Orang Padati Wisata Ancol
3 bulan

Amal Ibadah Berlipat Ganda Saat Ramadhan

Selasa, 14 Mei 2019
Amal Ibadah Berlipat Ganda Saat Ramadhan - inilah ramadhan

BULAN Ramadan adalah bulan bazar pahala. Di bulan mulia ini, Allah SWT melipat gandakan perhitungan amal ibadah sekalian hamba-Nya.

Ramadan sekaligus bulan perjamuan Ilahi. Di bulan ini, Allah membentangkan jalan lapang bagi hamba-Nya. Beragam amal ibadah sesuka hati boleh dipilih, semampu hamba bisa menjalankan.

Allah mengungkapkan puasa sebagai ibadah rahasia antara hamba dengan diri-Nya. Di jamuan Ramadan ini, ibadah salat, membaca Alquran, zikir, sedekah meski sebiji kurma, adalah jalan menuju keridaan-Nya.

Kita berusaha memintal benang ibadah demi rida-Nya, menjalankan ibadah di bulan berkah karena mencintai Sang Kekasih. Simak kisah semut dengan Nabi Daud as berikut, ihwal pecinta yang rela mati demi menggapai kekasihnya.

Suatu ketika, saat melewati padang pasir, Nabi Daud melihat seekor semut mengangkut debu dengan perlahan, dari gundukan kecil dan memindahkannya ke tempat lain. Nabi Daud pun meminta Allah SWT untuk mengungkap rahasia semut itu.

Semut itu berkata, "Saya mempunyai kekasih yang telah menetapkan suatu syarat untuk terjadinya penyatuan kami, yakni dengan membawa semua debu dari bukit itu ke tempat ini."

"Berapa lama engkau mampu untuk memindahkan gundukan besar debu tersebut? Dan apakah hidupmu cukup untuk melakukan itu?" Tanya Nabi Daud.

"Saya tahu semua ini. Namun kebahagiaan saya terletak di sana, yaitu ketika saya mati di jalan ini," kata semut. "Karena niscaya saya mati di jalan sang kekasih!"[IslamIndonesia]