Yuk, Kenalkan Anak dengan Pekerjaan Rumah

Oleh Mia Umi Kartikawati - Kamis, 14 Juni 2018
Yuk, Kenalkan Anak dengan Pekerjaan Rumah - inilah ramadhan

INILAHCOM, Jakarta - Pada saat Hari Raya, banyak asisten rumah tangga yang mudik ke kampung. Nah, hal ini membuat orangtua bertambah mengerjakan pekerjaan rumah.

Ini adalah saat yang tepat untuk mengenalkan anak dengan pekerjaan rumah. Anda bisa mengenalkan pekerjaan rumah kepada anak secara perlahan - lahan.

Mengutip dari akun instagram @keluargakitaid, Kamis, (14/06/2018), ada beberapa tips yang bisa Anda simak berikut ini.

1. Membangun kepercayaan diri

Kepercayaan diri anak akan meningkat saat anak belajar menggunakan kemampuannya dan berhasil menyelesaikan pekerjaannya.

Anak juga merasa berarti dan berdaya ketika mengetahui bahwa pekerjaannya membantu dan membawa manfaat bagi orang lain.

2. Belajar konsisten dan bertanggung jawab

Anak belajar konsisten dan bertanggung jawab saat merawat hewan atau tumbuhan kesayangan. Kalau lupa memberi makan, akan kelaparan dan sakit.

Lupa menyiram tanaman, akan kering dan mati. Anak juga belajar bertanggung jawab saat memahami perannya, dampak pekerjaannya terhadap orang lain sehingga dapat menyelesaikan pekerjaannya tanpa paksaan siapa pun.

3. Belajar managemen waktu

Rasanya sulit membagi waktu antara harus melakukan pekerjaan rumah, olahraga, main, menonton tv, makan, mandi, dan belajar.

Di sinilah anak belajar mengatur waktunya agar semua dapat dikerjakan dan diselesaikan dengan baik.

Keterampilan dan konsistensi dalam membagi waktu saat menyelesaikan pekerjaan rumah akan menjadi pengalaman yang baik bagi anak dalam bekerja kelak.

4. Menumbuhkan kemampuan bekerja sama

Saling membantu dan bekerjasama dengan anggota keluarga untuk menyelesaikan pekerjaan rumah mengajarkan banyak hal. Misalnya, belajar strategi dan pembangian peran, siapa yang mencuci piring, membilas, mengelap, dan menaruhnya di rak.

Selain itu, anak juga belajar bahwa dengan bekerja sama, pekerjaan menjadi lebih cepat selesai dan lebih mudah dikerjakan.(tka)

Inilah Ramadhan

Ini Bisa Jadi Andalan Saat Berbuka - inilah ramadhan
Ini Bisa Jadi Andalan Saat Berbuka
4 bulan
Catat! Ini One Way Tol Trans Jawa pada 1 Juni Esok - inilah ramadhan
Catat! Ini One Way Tol Trans Jawa pada 1 Juni Esok
4 bulan
Puncak Arus Mudik Motor Diperkirakan 2 Juni - inilah ramadhan
Puncak Arus Mudik Motor Diperkirakan 2 Juni
4 bulan
Kreatif, Bikin Kado Unik untuk Hari Raya - inilah ramadhan
Kreatif, Bikin Kado Unik untuk Hari Raya
4 bulan
Harta Dzahir & Harta Bathin, Apa Itu? - inilah ramadhan
Harta Dzahir & Harta Bathin, Apa Itu?
4 bulan
Warna Hijau Cerah Cocok Buat Hunian Saat Lebaran - inilah ramadhan
Warna Hijau Cerah Cocok Buat Hunian Saat Lebaran
4 bulan
Mau Mudik? Perhatikan Tips Berkendara Ini - inilah ramadhan
Mau Mudik? Perhatikan Tips Berkendara Ini
4 bulan
Puasa tapi Mimpi Basah di Siang Hari, Bagaimana? - inilah ramadhan
Puasa tapi Mimpi Basah di Siang Hari, Bagaimana?
4 bulan
Ini Perbedaan Tarawih, Tahajud dan Qiyamullail - inilah ramadhan
Ini Perbedaan Tarawih, Tahajud dan Qiyamullail
4 bulan

Yuk, Kenalkan Anak dengan Pekerjaan Rumah

Oleh Mia Umi Kartikawati - Kamis, 14 Juni 2018
Yuk, Kenalkan Anak dengan Pekerjaan Rumah - inilah ramadhan

INILAHCOM, Jakarta - Pada saat Hari Raya, banyak asisten rumah tangga yang mudik ke kampung. Nah, hal ini membuat orangtua bertambah mengerjakan pekerjaan rumah.

Ini adalah saat yang tepat untuk mengenalkan anak dengan pekerjaan rumah. Anda bisa mengenalkan pekerjaan rumah kepada anak secara perlahan - lahan.

Mengutip dari akun instagram @keluargakitaid, Kamis, (14/06/2018), ada beberapa tips yang bisa Anda simak berikut ini.

1. Membangun kepercayaan diri

Kepercayaan diri anak akan meningkat saat anak belajar menggunakan kemampuannya dan berhasil menyelesaikan pekerjaannya.

Anak juga merasa berarti dan berdaya ketika mengetahui bahwa pekerjaannya membantu dan membawa manfaat bagi orang lain.

2. Belajar konsisten dan bertanggung jawab

Anak belajar konsisten dan bertanggung jawab saat merawat hewan atau tumbuhan kesayangan. Kalau lupa memberi makan, akan kelaparan dan sakit.

Lupa menyiram tanaman, akan kering dan mati. Anak juga belajar bertanggung jawab saat memahami perannya, dampak pekerjaannya terhadap orang lain sehingga dapat menyelesaikan pekerjaannya tanpa paksaan siapa pun.

3. Belajar managemen waktu

Rasanya sulit membagi waktu antara harus melakukan pekerjaan rumah, olahraga, main, menonton tv, makan, mandi, dan belajar.

Di sinilah anak belajar mengatur waktunya agar semua dapat dikerjakan dan diselesaikan dengan baik.

Keterampilan dan konsistensi dalam membagi waktu saat menyelesaikan pekerjaan rumah akan menjadi pengalaman yang baik bagi anak dalam bekerja kelak.

4. Menumbuhkan kemampuan bekerja sama

Saling membantu dan bekerjasama dengan anggota keluarga untuk menyelesaikan pekerjaan rumah mengajarkan banyak hal. Misalnya, belajar strategi dan pembangian peran, siapa yang mencuci piring, membilas, mengelap, dan menaruhnya di rak.

Selain itu, anak juga belajar bahwa dengan bekerja sama, pekerjaan menjadi lebih cepat selesai dan lebih mudah dikerjakan.(tka)