Tips Memaksimalkan Pahala Ramadan (2)

Selasa, 5 Juni 2018
Tips Memaksimalkan Pahala Ramadan (2) - inilah ramadhan

TAHUKAH Anda bahwa seorang hamba yang terlihat secara zhahir melakukan amalan yang sederhana, bisa mengalahkan pahala ibadah mereka yang tampak menggebu-gebu dan payah dalam ibadahnya?

Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Untuk itudengan mengharapkan pertolongan Allahkami akan memaparkan beberapa kerangka acuan yang sepatutnya kita amalkan demi meraih semaksimal mungkin pahala di bulan suci ini sesuai kesanggupan yang ada pada diri kita masing-masing;

Kedua: Senantiasa ikrarkan niat di dalam hati pada setiap amal atau pekerjaan yang Anda lakukan demi mengharapkan ridha Allah.

Jangan remehkan hal ini. Coba bayangkan! Hanya dengan tidur di siang hari, namun dengan niat agar bisa khusyu mengerjakan Tarawih di malam hari, anda sudah mendapatkan pahala tersendiri dari tidur siang tersebut. Tidak demikian halnya bagi orang yang tidur tanpa menghadirkan niat karena Allah.

Dahulu, para salaf senantiasa meniatkan setiap gerak dan amal anggota badan mereka agar bernilai ibadah dan mendatangkan pahala. Saat mereka tidur, mereka niatkan karena Allah, demikian pula saat mereka makan, minum, berjalan kaki, menaiki kendaraan, berbicara, diam, semuanya mereka niatkan sebagai bentuk sarana pengabdian dan taqarrub kepada Allah. Dahulu pernah dikatakan kepada Umar bin Dzar rahimahullaah:

"Bicaralah (wahai Umar)! Lantas beliau mengatakan: "niat (untuk berbicara yang bernilai ibadah) belum hadir pada diriku." [Tathiirul Anfaas min Hadiitsil Ikhlaash: 59].

Tidak heran jika Jafar bin Hayyan rahimahullaah mengatakan: "Niat adalah penentu amalan, karena sesungguhnya dengan niat tersebut, seseorang mampu mencapai sesuatu (di sisi Allah), apa yang tidak mampu ia capai dengan amalannya." [Tathiirul Anfaas min Hadiitsil Ikhlaash: 34]

[baca lanjutan: Tips Memaksimalkan Pahala Ramadan (3)]

Inilah Ramadhan

Open House di Rumah Anies Banyak Didatangi Warga - inilah ramadhan
Open House di Rumah Anies Banyak Didatangi Warga
5 bulan
Jaga Emosi dan Konsentrasi Saat Mudik - inilah ramadhan
Jaga Emosi dan Konsentrasi Saat Mudik
5 bulan
Hati-hati Bila Shalat Tarawih Bacaan Cepat - inilah ramadhan
Hati-hati Bila Shalat Tarawih Bacaan Cepat
5 bulan
Asupan Nutrisi Harus Tetap Terjaga Saat Berpuasa - inilah ramadhan
Asupan Nutrisi Harus Tetap Terjaga Saat Berpuasa
5 bulan
Syair: Terbakar karena Puasa - inilah ramadhan
Syair: Terbakar karena Puasa
5 bulan
Wakapolri Prediksi Puncak Mudik di Merak 1 Juni - inilah ramadhan
Wakapolri Prediksi Puncak Mudik di Merak 1 Juni
5 bulan
Amankan Mudik, Personel TNI-Polri Siaga di Stasiun - inilah ramadhan
Amankan Mudik, Personel TNI-Polri Siaga di Stasiun
5 bulan
Kabulog Terus Pantau Telur Ayam Saat Puasa-Lebaran - inilah ramadhan
Kabulog Terus Pantau Telur Ayam Saat Puasa-Lebaran
6 bulan
Ini Bisa Jadi Andalan Saat Berbuka - inilah ramadhan
Ini Bisa Jadi Andalan Saat Berbuka
5 bulan

Tips Memaksimalkan Pahala Ramadan (2)

Selasa, 5 Juni 2018
Tips Memaksimalkan Pahala Ramadan (2) - inilah ramadhan

TAHUKAH Anda bahwa seorang hamba yang terlihat secara zhahir melakukan amalan yang sederhana, bisa mengalahkan pahala ibadah mereka yang tampak menggebu-gebu dan payah dalam ibadahnya?

Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Untuk itudengan mengharapkan pertolongan Allahkami akan memaparkan beberapa kerangka acuan yang sepatutnya kita amalkan demi meraih semaksimal mungkin pahala di bulan suci ini sesuai kesanggupan yang ada pada diri kita masing-masing;

Kedua: Senantiasa ikrarkan niat di dalam hati pada setiap amal atau pekerjaan yang Anda lakukan demi mengharapkan ridha Allah.

Jangan remehkan hal ini. Coba bayangkan! Hanya dengan tidur di siang hari, namun dengan niat agar bisa khusyu mengerjakan Tarawih di malam hari, anda sudah mendapatkan pahala tersendiri dari tidur siang tersebut. Tidak demikian halnya bagi orang yang tidur tanpa menghadirkan niat karena Allah.

Dahulu, para salaf senantiasa meniatkan setiap gerak dan amal anggota badan mereka agar bernilai ibadah dan mendatangkan pahala. Saat mereka tidur, mereka niatkan karena Allah, demikian pula saat mereka makan, minum, berjalan kaki, menaiki kendaraan, berbicara, diam, semuanya mereka niatkan sebagai bentuk sarana pengabdian dan taqarrub kepada Allah. Dahulu pernah dikatakan kepada Umar bin Dzar rahimahullaah:

"Bicaralah (wahai Umar)! Lantas beliau mengatakan: "niat (untuk berbicara yang bernilai ibadah) belum hadir pada diriku." [Tathiirul Anfaas min Hadiitsil Ikhlaash: 59].

Tidak heran jika Jafar bin Hayyan rahimahullaah mengatakan: "Niat adalah penentu amalan, karena sesungguhnya dengan niat tersebut, seseorang mampu mencapai sesuatu (di sisi Allah), apa yang tidak mampu ia capai dengan amalannya." [Tathiirul Anfaas min Hadiitsil Ikhlaash: 34]

[baca lanjutan: Tips Memaksimalkan Pahala Ramadan (3)]