selengkapnya »
Jadwal Imsakiyah
Jakarta
imsak shubuh dzuhur ashr maghrib isya
04:26 04:36 11:53 15:14 17:47 19:00
Sabtu, 25 Mei 2019

Orang Indonesia Lebih Suka Makanan tradisional

Oleh Mia Umi Kartikawati - Kamis, 31 Mei 2018
Orang Indonesia Lebih Suka Makanan tradisional - inilah ramadhan

INILAHCOM, Jakarta - Beragam gempuran restoran dari luar negeri hadir di Indonesia. Ternyata, hal ini tidak mempengaruhi keinginan masyarakat Indonesia untuk tetap mencintai kuliner khas tradisional.

Hal tersebut semakin jelas dengan hasil temuan yang dilakukan IPSOS Indonesia dalam Studi Indonesia Flair 2018. Menurut seorang penggiat kuliner khas indonesia dan Ketua dari Aku Cinta Makanan Indonesia, Santhi Serad, saat ini lebih banyak orang Indonesia menghargai keberagaman pangan lokal dan Iebih mau mengenal Indigineous food dengan mengeksplorasi melalui culinary trip ke berbagai daerah di Indonesia, di tengah gempuran restoran dengan franchise dari luar negeri.

"Taste, Knowledge dan Experience dalam menikmati makanan lokal sesuai adat istiadat setempat menjadi daya tarik bagi mereka," kata Santhi saat ditemui di acara IPSOS Indonesia, Jakarta, Rabu, (30/05/2018).

Masih menurutnya, di Jakarta dan Bali, banyak bermunculan resto Indonesia yang inovatif, ini artinya konsumen tertarik untuk kembali ke selera asal atau tradisional, dan semakin meningkat. Saat ini kesadaran hidup sehat di masyarakat makin meningkat sehingga bermunculan produk berbahan natural dan menyehatkan.

"Mencari tahu informasi mengenai resto baru atau jenis makanan tertentu banyak melalui sosial media. Street food Iegendaris yang ada di kota-kota besar, mulai bermunculan kembali karena terbantu dengan adanya layanan antar-makanan online," tambahnya.

Dengan adanya hasil penelitian tersebut, diharapkan dapat memberikan perspektif baru tentang Indonesia. Hal ini khususnya tentang bagaimana masyarakat Indonesia sangat menghargai kuliner khas nusantara.

"Ini memperlihatkan bagaimana kami memahami Indonesia, setelah beroperasi di Indonesia selama satu dekade," ujar Soeprapto Tan, Managing Director IPSOS Indonesia.(tka)

Inilah Ramadhan

Tarif Tol Diskon Hingga 15% Selama Mudik 2019 - inilah ramadhan
Tarif Tol Diskon Hingga 15% Selama Mudik 2019
10 jam
Meninggal di Bulan Ramadan - inilah ramadhan
Meninggal di Bulan Ramadan
3 hari
Beragam Kegiatan Ramadan Juga Disajikan di Mall - inilah ramadhan
Beragam Kegiatan Ramadan Juga Disajikan di Mall
1 hari
PLN Jamin Lebaran Terang Terus - inilah ramadhan
PLN Jamin Lebaran Terang Terus
5 hari
Mudik 2019, Tol Trans Sumatera Sudah Siap - inilah ramadhan
Mudik 2019, Tol Trans Sumatera Sudah Siap
13 hari
Mengapa Berbuka Dianjurkan dengan yang Manis? - inilah ramadhan
Mengapa Berbuka Dianjurkan dengan yang Manis?
19 hari
Mau Pemudik? Ini Tuntunan Fiqihnya - inilah ramadhan
Mau Pemudik? Ini Tuntunan Fiqihnya
1 hari
Injeksi ke Bawah Otot Batalkan Puasa, Benarkah? - inilah ramadhan
Injeksi ke Bawah Otot Batalkan Puasa, Benarkah?
16 hari
Wardah Tularkan Semangat Selalu Bersyukur - inilah ramadhan
Wardah Tularkan Semangat Selalu Bersyukur
7 hari

Orang Indonesia Lebih Suka Makanan tradisional

Oleh Mia Umi Kartikawati - Kamis, 31 Mei 2018
Orang Indonesia Lebih Suka Makanan tradisional - inilah ramadhan

INILAHCOM, Jakarta - Beragam gempuran restoran dari luar negeri hadir di Indonesia. Ternyata, hal ini tidak mempengaruhi keinginan masyarakat Indonesia untuk tetap mencintai kuliner khas tradisional.

Hal tersebut semakin jelas dengan hasil temuan yang dilakukan IPSOS Indonesia dalam Studi Indonesia Flair 2018. Menurut seorang penggiat kuliner khas indonesia dan Ketua dari Aku Cinta Makanan Indonesia, Santhi Serad, saat ini lebih banyak orang Indonesia menghargai keberagaman pangan lokal dan Iebih mau mengenal Indigineous food dengan mengeksplorasi melalui culinary trip ke berbagai daerah di Indonesia, di tengah gempuran restoran dengan franchise dari luar negeri.

"Taste, Knowledge dan Experience dalam menikmati makanan lokal sesuai adat istiadat setempat menjadi daya tarik bagi mereka," kata Santhi saat ditemui di acara IPSOS Indonesia, Jakarta, Rabu, (30/05/2018).

Masih menurutnya, di Jakarta dan Bali, banyak bermunculan resto Indonesia yang inovatif, ini artinya konsumen tertarik untuk kembali ke selera asal atau tradisional, dan semakin meningkat. Saat ini kesadaran hidup sehat di masyarakat makin meningkat sehingga bermunculan produk berbahan natural dan menyehatkan.

"Mencari tahu informasi mengenai resto baru atau jenis makanan tertentu banyak melalui sosial media. Street food Iegendaris yang ada di kota-kota besar, mulai bermunculan kembali karena terbantu dengan adanya layanan antar-makanan online," tambahnya.

Dengan adanya hasil penelitian tersebut, diharapkan dapat memberikan perspektif baru tentang Indonesia. Hal ini khususnya tentang bagaimana masyarakat Indonesia sangat menghargai kuliner khas nusantara.

"Ini memperlihatkan bagaimana kami memahami Indonesia, setelah beroperasi di Indonesia selama satu dekade," ujar Soeprapto Tan, Managing Director IPSOS Indonesia.(tka)