Inilahcom Ramadhan

Jadwal Imsakiyah 1439 H

Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya
  • Imsak
    04:31
  • Shubuh
    04:41
  • Dzuhur
    11:58
  • Ashr
    15:19
  • Maghrib
    17:51
  • Isya
    19:05

Mudik 2018 Lebih Asyik Lewat Tol Dapat Diskon 10%

Sabtu, 19 Mei 2018 08:18 WIB
Mudik 2018 Lebih Asyik Lewat Tol Dapat Diskon 10% #Kurma
(Foto: inilahcom/Didik Setiawan)

INILAHCOM, Jakarta - Ada kabar gembira bagi pemudik yang melintas di jalan tol. Diputuskan diskon 10% di jalan tol yang dikelola Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Kabar baik ini disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono di Kantornya, Jakarta, Jumat (18/5/2018). "Dari hasil rapat, BUJT secara sukarela memberikan diskon tol. Besaran setiap ruasnya berbeda dengan rata-rata 10 persen," kata Basuki.

Hanya saja, Basuki mengatakan, BUJT belum menyepakati kapan diskon tol tersebut mulai diberlakukan. Kementerian PUPR akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Menteri setelah mendapatkan kesepakatan dari BUJT.

Dari hasil rapat, sebagian BUJT ingin memberikan diskon bersamaan dengan libur Lebaran, yakni pada 11 Juni sampai 18 Juni 2018. Namun ada usulan agar diskon tol tersebut diberikan saat puncak mudik H-2 dan H+2 Lebaran.

Terkait kekhawatiran semakin macetnya jalan tol karena kebijakan ini, Basuki mengatakan, telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Korps Lalu Lintas (korlantas) Polri dalam manajemen lalu lintasnya.

Tujuan pemberian diskon tol adalah untuk memecah beban lalu lintas saat terjadi puncak arus mudik dan sebagai bentuk empati dari BUJT terhadap para pemudik dalam merayakan Lebaran.

Kementerian PUPR juga optimistis terhadap infrastruktur jalan dalam melayani arus mudik 2018 yang lebih baik dari 2017.

Jalan nasional yang menjadi jalur mudik kondisinya cukup baik dengan tingkat kemantapan 90 persen. Selain itu untuk jalan tol, pemudik tahun ini bisa menggunakan dari Merak hingga Pasuruan sepanjang 995 km meski dari panjang tersebut, 237 km masih berstatus fungsional.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Arie Setiadi Moerwanto, mengatakan tol yang fungsional dapat dilewati siang dan malam, namun untuk pengaturan di lapangan sepenuhnya kewenangan pihak Korlantas.

Selain itu, ia mengimbau pemudik tetap waspada dan menghindari berkendara dengan kecepatan tinggi dengan semakin panjangnya tol yang bisa digunakan.

"Pemudik diminta tidak euforia melaju dengan kecepatan tinggi di jalan tol yang lurus. Tetap berhati-hari dan beristirahat cukup, periksa kondisi kendaraan dengan baik, jangan sampai mogok, terutama di tol fungsional," kata Arie.

Meski disiapkan mobil derek, kondisi mobil yang mogok akan menghambat kendaraan lainnya karena tol fungsional difungsikan satu arah dengan dua lajur.