Inilahcom Ramadhan

Jadwal Imsakiyah 1439 H

Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya
  • Imsak
    04:25
  • Shubuh
    04:35
  • Dzuhur
    11:52
  • Ashr
    15:13
  • Maghrib
    17:46
  • Isya
    18:59

Saat Subuh belum Mandi Junub tak Batalkan Puasa

Rabu, 31 Mei 2017 07:00 WIB
Saat Subuh belum Mandi Junub tak Batalkan Puasa #Kurma
(Foto: Istimewa)

BERBEDA dengan bulan-bulan lainnya, kesempatan suami istri "bercinta" sepanjang bulan Ramadan hanya ada di malam hari. Ketika fajar tiba, puasa dimulai.

Artinya sejak saat itu ia tidak boleh makan, tidak boleh minum, tidak boleh berhubungan, dan tidak boleh melakukan hal-hal yang membatalkan puasa hingga matahari terbenam.

Ada kalanya pasangan suami istri "bercinta" di malam Ramadan, namun karena dingin, mereka berdua tidak langsung mandi junub. Tapi menundanya hingga mau menjalankan salat Subuh.

Pada kasus lain, pasangan suami istri "bercinta" menjelang fajar. Sehingga hal serupa terjadi; mereka memasuki waktu Subuh dalam kondisi belum mandi junub. Apakah puasanya sah?

Alhamdulillah, kita mendapatkan jawaban atas pertanyaan ini dari hadis Rasulullah. Beliau pernah memasuki waktu Subuh dalam kondisi junub.

"Marwan mengabarkan bahwa sesungguhnya Aisyah dan Ummu Salamah memberitahukan kepadanya bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah mendapati waktu fajar (azan Subuh) dalam kondisi junub karena berhubungan dengan istrinya, maka beliau mandi dan tetap berpuasa. (HR. Al Bukhari)

Dalam riwayat Muslim, Aisyah dan Ummu Salamah menjawab dengan redaksi agak berbeda:

"Nabi shallallahu alaihi wasallam pernah masuk waktu Subuh dalam kondisi junub bukan karena mimpi, kemudian beliau tetap berpuasa (HR. Muslim)

Dari dua hadis ini dan hadis-hadis lainnya, para ulama menyimpulkan bahwa seseorang yang masuk waktu Subuh (mendapati fajar) dalam kondisi masih junub, puasanya tetap sah. "Jika seseorang berhubungan dengan istrinya sebelum Subuh dan ketika masuk waktu Subuh, ia masih dalam kondisi junub, maka ia masih boleh melakukan puasa," kata Imam Nawawi.

Sebagai catatan, ketika suami istri menunda mandi junub, ia disunahkan untuk berwudhu sebelum tidur. Jika tidak, ada ancaman untuk orang yang langsung tidur setelah "bercinta" tanpa wudhu terlebih dahulu.

Kedua, ketika mengetahui telah masuk fajar, atau mendengar azan Subuh dan masih dalam kondisi junub, hendaklah segera mandi junub agar tidak ketinggalan salat Subuh berjemaah. Hal ini terutama untuk laki-laki. Wallahu alam bish shawab. [Bersamadakwah]