Inilahcom Ramadhan

Jadwal Imsakiyah 1438 H

Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya
  • Imsak
    00:00
  • Shubuh
    00:00
  • Dzuhur
    00:00
  • Ashr
    00:00
  • Maghrib
    00:00
  • Isya
    00:00

Berbagi Kasih dengan Anak Berkebutuhan Khusus

MIA UMI KARTIKAWATI   Jumat, 9 Juni 2017 14:30 WIB
Berbagi Kasih dengan Anak Berkebutuhan Khusus #Kurma
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sebagai bagian dalam melanjutkan tradisi, PT Sriboga Flour Mill kembali menggelar ajang interaktif berbuka puasa bersama anak-anak berkebutuhan khusus atau disabilitas.

Dengan mengusung tema Senyum Ceria Ramadhan, mengajak sekitar 225 anak berkebutuhan khusus yang berasal dari 7 lembaga dan komunitas yang menaungi dan menangani anak-anak disabilitas yaitu 4 Sekolah Luar Biasa (SLB): SLB A Pembina, SLB B Sana Dharma, SLB BC Mardi Asih dan SLB Sumber Budi; 2 yayasan yaitu Yayasan Sayap Ibu (YSI) dan Yayasan Pelita Indonesia serta 1 komunitas yaitu Komunitas Fency. Mereka dengan jenis disabilitas yang juga bervariasi mulai dari tuna rungu, tuna wicara, tuna netra, tuna daksa hingga tuna grahita (down syndrome, hydrosephalus).

Membahagiakan anak-anak berkebutuhan khusus terutama di momen Ramadhan memang menjadi fokus serius dalam menjalankan salah satu program CSR yang sedikit berbeda. Anak disabilitas dinilai membutuhkan kasih sayang lebih dari berbagai pihak terlebih di bulan suci Ramadhan yang menjadi momentum yang tepat untuk berbagi kasih dan kebahagiaan dengan sesama.

"Berbagi bersama adalah merupakan moto kami dalam menjalankan program CSR terutama di bulan suci Ramadhan yang suci, yang juga merupakan bulan penuh kebaikan. Untuk itu, sejak tahun 2015, kami telah berinisiatif untuk merangkul anak-anak berkebutuhan khusus untuk bergembira dalam ajang buka puasa yang kami kemas dalam format playtainment yaitu bermain dan hiburan," ujar Edni Aswita Basri selaku Direktur SDM & Komunikasi PT. Sriboga Raturaya saat ditemui di kawasan Kalibata, Jakarta, baru - baru ini.

Masih menurutnya, pihaknya sangat tergugah kembali untuk mengajak anak disabilitas bercengkrama dengan keluarga besar di momen bulan suci Ramadhan ini. Melihat keceriaan dan kebahagiaan yang terpancar dari wajah mereka, meskipun hanya sebentar, sungguh membuat hati tentram.

"Kami pun bersyukur dapat berkontribusi untuk sedikit membahagiakan serta berinteraksi langsung dengan mereka," tambahnya.

Masih menurutnya, pihaknya sangat menyadari bahwa anak-anak berkebutuhan khusus tentunya membutuhkan perhatian yang lebih dari orang-orang di sekeliling mereka. Dengan dukungan positif terpadu baik dari keluarga inti maupun masyarakat sekitar, maka bukan tak mungkin dapat menumbuhkan rasa aman dan percaya diri bagi anak-anak disabilitas tersebut untuk melangkah di kehidupan nyata, sekaligus membentuk mereka menjadi pribadi yang mandiri dan mampu berinteraksi dengan kehidupan sosial.

"Di Indonesia sendiri ada sekitar 532 ribu anak-anak disabilitas (berdasarkan informasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tahun 2013) yang membutuhkan perhatian. Tentunya jumlah tersebut cukup tinggi dan membutuhkan perhatian dari berbagai pihak," paparnya. (tka)