Saat Berbuka, Jangan Budayakan Balas Dendam

Oleh Mia Umi Kartikawati - Rabu, 31 Mei 2017
Saat Berbuka, Jangan Budayakan Balas Dendam - inilah ramadhan

INILAHCOM, Jakarta - Saat berbuka puasa, memang harus disegarakan membatalkan puasa. Namun, alangkah baiknya, konsumsi makanan tidak boleh seperti balas dendam karena sudah menahan lapar dan haus seharian.

Menurut Dr. dr. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, konsultan penyakit lambung dan pencernaan dari FKUI/RSCM, seperti yang dikutip dari siaran pers, budaya balas dendam dengan berpikir untuk menggandakan makan siang dan makan malam saat berbuka harus dihindari. Membiasakan diri untuk berhenti makan dua jam sebelum tidur agar pencernaan bisa bekerja optimal.

"Sebaiknya ketika berbuka, makan dengan porsi sedang. Misalnya dimulai dengan makanan ringan dalam porsi kecil, lalu menunggu hingga setelah sholat Magrib," kata Ari seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu (31/05/2017).

Masih menurutnya, hal tersebut dilakukan sebelum melanjutkan dengan makanan utama setelah sholat Magrib dan sebelum sholat tarawih. Tetapi tetap dengan jumlah yang tidak berlebihan.

"Tidak boleh terlalu berlebihan. Setelah makan usahakan menunggu 2 jam hingga waktu tidur. Ini akan membuat pencernaan Anda lebih baik dan lancar. Sehingga gejala GERD (gastroesophageal reflux disease) tidak akan timbul," tambahnya. (tka)

Inilah Ramadhan

Puasa tapi Mimpi Basah di Siang Hari, Bagaimana? - inilah ramadhan
Puasa tapi Mimpi Basah di Siang Hari, Bagaimana?
5 bulan
Tarawih di Istiqlal Membludak, Anies Senang - inilah ramadhan
Tarawih di Istiqlal Membludak, Anies Senang
5 bulan
Salat Witir Satu Rakaat saja, Bolehkah? - inilah ramadhan
Salat Witir Satu Rakaat saja, Bolehkah?
5 bulan
Pemudik Pilih Pakai Bus, Tiket Pesawat Mahal - inilah ramadhan
Pemudik Pilih Pakai Bus, Tiket Pesawat Mahal
5 bulan
MUI Imbau Khotib Salat Doakan Kedamaian Bangsa - inilah ramadhan
MUI Imbau Khotib Salat Doakan Kedamaian Bangsa
5 bulan
Pemudik Bisa Manfaatkan Pos Kesehatan - inilah ramadhan
Pemudik Bisa Manfaatkan Pos Kesehatan
5 bulan
Wardah Tularkan Semangat Selalu Bersyukur - inilah ramadhan
Wardah Tularkan Semangat Selalu Bersyukur
5 bulan
Proyek Tol Jakarta-Cikampek Sementara Dihentikan - inilah ramadhan
Proyek Tol Jakarta-Cikampek Sementara Dihentikan
5 bulan
Berburu Scarf Cantik untuk Hari Raya - inilah ramadhan
Berburu Scarf Cantik untuk Hari Raya
5 bulan

Saat Berbuka, Jangan Budayakan Balas Dendam

Oleh Mia Umi Kartikawati - Rabu, 31 Mei 2017
Saat Berbuka, Jangan Budayakan Balas Dendam - inilah ramadhan

INILAHCOM, Jakarta - Saat berbuka puasa, memang harus disegarakan membatalkan puasa. Namun, alangkah baiknya, konsumsi makanan tidak boleh seperti balas dendam karena sudah menahan lapar dan haus seharian.

Menurut Dr. dr. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, konsultan penyakit lambung dan pencernaan dari FKUI/RSCM, seperti yang dikutip dari siaran pers, budaya balas dendam dengan berpikir untuk menggandakan makan siang dan makan malam saat berbuka harus dihindari. Membiasakan diri untuk berhenti makan dua jam sebelum tidur agar pencernaan bisa bekerja optimal.

"Sebaiknya ketika berbuka, makan dengan porsi sedang. Misalnya dimulai dengan makanan ringan dalam porsi kecil, lalu menunggu hingga setelah sholat Magrib," kata Ari seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu (31/05/2017).

Masih menurutnya, hal tersebut dilakukan sebelum melanjutkan dengan makanan utama setelah sholat Magrib dan sebelum sholat tarawih. Tetapi tetap dengan jumlah yang tidak berlebihan.

"Tidak boleh terlalu berlebihan. Setelah makan usahakan menunggu 2 jam hingga waktu tidur. Ini akan membuat pencernaan Anda lebih baik dan lancar. Sehingga gejala GERD (gastroesophageal reflux disease) tidak akan timbul," tambahnya. (tka)