Inilahcom Ramadhan

Jadwal Imsakiyah 1438 H

Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya
  • Imsak
    4:30
  • Shubuh
    4:40
  • Dzuhur
    11:58
  • Ashr
    15:19
  • Maghrib
    17:51
  • Isya
    19:05

Angkutan Lebaran 2017, Menhub Budi Beri Garansi

Sabtu, 27 Mei 2017 06:09 WIB
Angkutan Lebaran 2017, Menhub Budi Beri Garansi #Kurma
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, kesiapan angkutan Lebaran 2017 sudah mencapai 80%. Hal ini berdasarkan peninjauan dan koordinasi Kementerian Perhubungan di seluruh daerah.

"Koordinasi ini sifatnya kualitatif susah kita sebut berapa persen tapi paling tidak kita sudah menyentuh ke semua pelabuhan, bandara stasiun dan kereta api. Mengenai keharusan meningkatkan level keamanan itu kita harus meningkatkan karena itu harus dilakukan. Kira-kira sudah 80 persen siap," kata Budi usai teleconference dengan seluruh operator dan otoritas bandara, pelabuhan dan stasiun se-Indonesia di Jakarta, Jumat (26/5/2017).

Dalam percakapan melalui teleconference itu, Budi mengecek kesiapan setiap operator serta kendala-kendala yang dihadapi menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2017.

Koordinasi tersebut melibatkan, di antaranya PT Kereta Api Indonesia, PT Angkasa Pura I dan II, PT Pelindo I, II, III dan IV, Kepala Bandara Unit Pelaksana Teknis, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan dan lainnya.

"Ini jadi suatu keharusan agar kita pastikan pesawat, kapal dan kereta api siap untuk dioperasikan setelah dilakukan ramp check (pemeriksaan kelaikan), maka tugas kita berikutnya adalah memantau kegiatan-kegiatan pada saat akan berangkat, " kata Budi.

Selain itu, Ia juga meminta kepada pemerintah daerah dan Dinas Perhubungan untuk proaktif dalam menyukseskan masa Angkutan Lebaran 2017 ini.

Terkait keamanan di obyek vital transportasi, Budi meminta para operator untuk berkoordinasi secara aktif dengan TNI dan Polri dalam memperketat keamanan. "Ada beberapa catatan dari kita semua, pertama keselamatan dan keamanan, saya menugaskan kepada dirjen, untuk meningkatkan keselamatan yang ada, oleh karenanya, dengan adanya kejadian teroris kemarin seperti di Kampung Melayu, saya meminta untuk bekerja sama dengan TNI dan Polri," kata Budi.

Selain itu, Ia meminta jajarannya untuk melakukan persiapan secara khusus serta dikerahkan pihak-pihak yang bisa mengamati kegiatan-kegiatan mencurigakan.

Budi juga memberikan catatan lebih dalam moda laut yang dikhawatirkan akan membawa muatan lebih ditambah cuaca yang tidak menentu. Dalam hal ini, tidak ada toleransi untuk menaikan penumpang lebih dari kapasitasnya. "Dan lebih lanjut khususnya, teman-teman yang ada di dinas pelabuhan, ada suatu batas jumlah penumpang yang harus ditoleransi, misalnya ada kapal 100, toleransinya katakanlah 120, itu ditetapkan KSOP, dan tidak ada yang ditolerir, karena kita tidak ingin suatu kecelakaan," kata Budi.

Untuk angkutan udara, Budi menekankan tidak ada lagi kejadian-kejadian seperti kasus Lion Air di mana penumpang masuk ke dalam kokpit pesawat. "Mengingat beberapa saat lalu ada masalah di Surabaya, fungsi pemeriksaan pilot jelang keberangkatan harus dipastikan lagi," kata Budi.

Adapun moda darat, Budi mengimbau pemudik agar tidak menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh. Mereka bisa memanfaatkan fasilitas mudik gratis yang telah disediakan pemerintah serta perusahaan lainnya, baik itu BUMN maupun swasta. Untuk kereta api, harus dipertahankan dalam pencapaian nirkecelakaan (zero accident).

Budi menjelaskan, saat ini, banyak anomali-anomali cuaca yang sulit diprediksi, karena itu seluruh pihak terutama nakhoda mengantisipasi kondisi-kondisi tersebut.

Terkait kelebihan penumpang, dia memerintahkan seluruh operator untuk menyediakan angkutan tambahan agar seluruh penumpang bisa diangkut dengan selamat. "Seperti di Makassar, itu tahun kemarin kelebihan 300 orang, akhirnya kita angkut dengan kapal lain. Pemberitahuan ini harus persuasif kepada masyarakat," katanya.

Dalam kesempatan sama, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub A Tonny Budiono menyebutkan pihaknya telah melakukan pemeriksaan kelaikan (ramp check) sebanyak 1.278 kapal di seluruh Indonesia. "Kami sudah melakukan ramp check dan dari jumlah tersebut, semuanya laik," kata Tony.

Sementara itu, Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan angkutan motor gratis sudah mencapai 80%. "Merujuk kepada kejadian di Kampung Melayu, total personel ditambah TNI ada 1.437 orang, TNI dan Polri yang BKO ada 266 personel," katanya.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan kenaikan pergerakan penumpang meningkat empat hingga enam persen dibanding tahun lalu, sementara dibandingkan dengan hari biasa naik 8% hingga 9%. "Pergerakan pesawat sendiri naik empat sampai lima persen dari tahun lalu dan enam persen dibanding hari biasa," kata Edi. [tar]